Advertisement
Empat Alasan Ilmiah Mengapa Sebaiknya Menghindari Sifat Perfeksionis - Apakah Anda termasuk seseorang yang selalu mengutamakan kesempurnaan dalam setiap hal? Bila ya, boleh jadi Anda termasuk tipe orang dengan sifat perfeksionis. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), perfeksionis sendiri diartikan sebagai orang yang ingin segalanya menjadi sempurna.
Empat Alasan Ilmiah Mengapa Sebaiknya Menghindari Sifat Perfeksionis
Empat Alasan Ilmiah Mengapa Sebaiknya Menghindari Sifat Perfeksionis
Terkadang menjadi seseorang yang memiliki sifat perfeksionis, dianggap sebagai sebuah kelebihan yang akan memberikan keuntungan tersendiri bagi si pemilik sifat tersebut. Namun, pada kenyataannya hidup sebagai manusia sendiri akan selalu berkaitan dengan ketidaksempurnaan, bahkan secara ilmiah telah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kepribadian perfeksionis akan dapat berujung pada beberapa hal negatif seperti gangguan mental obsesif kompulsif, dan juga dapat membuat seseorang menjadi sensitif dengan kritik.

Nah, berkaitan dengan kepribadian perfeksionis, maka dilansir dari situs news.health.com, redaksi SpesialTips! akan mencoba berbagi informasi tentang sisi negatif sifat perfeksionis, yang telah dirangkum menjadi Empat Alasan Ilmiah Mengapa Sebaiknya Menghindari Sifat Perfeksionis, dan berikut adalah informasi selengkapnya.

1. Mengakibatkan Kelelahan Berlebihan
Sebuah analisa terbaru dari 43 rangkaian penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dan diterbitkan pada Personality and Social Psychology Review, mengungkapkan bahwa memiliki standar yang tinggi atau bersifat perfeksionis akan dapat mengakibatkan stres serta kelelahan yang berlebihan bagi seseorang. Disebutkan pula, oleh ahli psikologi Profesor Andrew Hill selaku kepala penelitian tersebut, bahwa pemilik sifat perfeksionis umumnya akan mengalami ketakutan serta keragu-raguan terkait dengan kinerja pribadi, hal ini dapat menciptakan stres dan dapat berdampak pada kelelahan yang berlebihan.

2. Menyebabkan Terganggunya Pola Makan
Percaya atau tidak ternyata sifat perfeksionis dapat mempengaruhi pola makan seseorang, hal ini dibuktikan dengan studi ilmiah yang telah dipublikasikan melalui Journal of Eating Disorders, dimana dalam tulisan ilmiah tersebut, seseorang yang memiliki sifat perfeksionis akan selalu menginginkan citra tubuh yang sempurna pada dirinya, hal ini dapat meningkatkan risiko gangguan pola makan dan bisa berujung pada pada gangguan makan seperti bulimia dan anorexia. (baca juga: Mengenali 7 Tanda Tubuh Mengidap Anorexia)

3. Dapat Membuat Seseorang Menjadi Anti Sosial
Berdasarkan penelitian ilmiah yang dirilis dalam Journal of Psychopathology and Behavioral Assessment, diketahui bahwa terdapat salah satu tipe sifat perfeksionis yang dapat mempengaruhi kemampuan bersosialisasi seseorang. Hal ini terjadi karena sifat perfeksionis yang mempengaruhi si pemilik sifat untuk menetapkan standar yang tinggi, terhadap orang lain. Tipe perfeksionis seperti ini cenderung memiliki sifat narsis, anti-sosial, dan kecenderungan akan bereaksi agresif terhadap humor.

4. Meningkatkan Risiko Bunuh Diri
Mungkin inilah alasan paling mengkhawatirkan terhadap seseorang yang memiliki sifat perfeksionis, yaitu dapat menjadi salah satu faktor, yang dapat meningkatkan risiko bunuh diri pada si pemilik sifat perfeksionis tersebut. Hal ini didasarkan pada hasil penelitian yang dikemukakan dalam Review of General Psychology, dimana hasil ulasan ilmiah tersebut menyebutkan bahwa seseorang dengan sifat perfeksionis memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk melakukan tindakan bunuh diri, diakibatkan tekanan ingin sempurna yang mengganggu kesehatan mental. Parahnya lagi, orang dengan sifat perfeksionis, akan lebih mungkin berhasil dalam tindakan percobaan bunuh diri, hal ini dikarenakan mereka lebih teliti dalam merencanakan dan lebih memperhatikan detail keberhasilan dalam eksekusinya, atau dengan kata lain, mereka juga ingin hasil yang sempurna untuk mengakhiri tekanan.

Nah, demikianlah informasi singkat tentang Empat Alasan Ilmiah Mengapa Sebaiknya Menghindari Sifat Perfeksionis, semoga dapat menjadi tambahan pengetahuan yang bermanfaat bagi sahabat SpesialTips! sekalian.
Advertisement

Post a Comment Blogger Disqus

  1. Syerem banget bisa sampai ada keinginan bunuh diri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bekerja menghasilkan sesuatu yang sempurna memang memberi kepuasan, tapi ya itu, bila berlebihan akan membawa dampak negatif :) seperti syair lagu jaman dulu, "yang sedang-sedang saja" :)

      Delete

Jadi Sahabat Spesial Dengan Memberikan komentar Bermanfaat :) Berbagi Itu Indah :)

Kamu Bisa Memilih Salah Satu Jenis Komentar Blogger Atau Disqus :) Di Spesial Tips

Harap tidak menggunakan link aktif

 
Top