Advertisement
Tips Mencari Pencerahan Hidup Dengan Mengasingkan Diri Sejenak - Salam jumpa sahabat SpesialTips! Pernahkah anda merasa, bahwa keseharian hidup anda penuh dengan godaan-godaan untuk melakukan tindakan yang menurut anda salah dan tak terpuji? atau mungkin anda pernah merasakan sumpek dengan hiruk pikuk kehidupan, yang kerap kali menghadapkan anda untuk melakukan kesalahan, dalam menjalankan norma-norma yang berlaku dalam hidup, khususnya norma agama? Bila anda pernah mengalami perasaan tersebut, boleh jadi secara tidak sadar anda memasuki proses pencarian pencerahan untuk hidup anda.

Banyak cara dapat digunakan, berkaitan dengan pencerahan dalam kehidupan seseorang. Diantaranya adalah melakukan konsultasi dengan psikiater, menimba pengalaman dari orang-orang disekitar anda atau bahkan dengan sharing dengan sahabat terdekat. Namun salah satu cara yang cukup berkhasiat untuk membuat hidup kita menjadi lebih baik adalah, dengan cara mengasingkan diri sejenak, ke tempat-tempat yang lebih tenang (sepi) dan menjauhi kehidupan sosial untuk sementara waktu.

Mengasingkan Diri Sejenak
Mengasingkan Diri
(sumber gambar:www. documentalistas.org)
Lantas, kenapa menggunakan cara mengasingkan diri sejenak? Dan apa manfaatnya untuk hidup anda? Jawabannya akan anda temui dengan mengikuti lebih lanjut Tips Mencari Pencerahan Hidup Dengan Mengasingkan Diri Sejenak, di bawah ini.

Alasan menggunakan cara mengasingkan diri sejenak:
# Sesuai dengan tuntunan agama. Apabila kita mau sedikit berusaha, untuk mencari ke dalam literatur yang tertulis dalam ajaran agama, ataupun riwayat orang suci yang tercantum di dalam kitab suci, ternyata mengasingkan diri sejenak dari kehidupan sosial dapat jumpai sebagai salah salah satu cara, yang disarankan oleh agama agar dapat mencapai pencerahan demi kehidupan yang lebih baik. Berikut kutipan-kutipan dari 4 (empat) agama besar yang terbukti mencantumkan cara "Mengasingkan Diri" untuk menjadi tuntunan mendapatkan pencerahan hidup bagi pengikutnya:
  • Islam. Dalam salah satu tuntunan hidup bagi penganut agama Islam, terdapat literatur tentang Uzlah (mengasingkan diri). Berikut salah satu dalil yang menguatkan tentang Uzlah perlu untuk diterapkan dalam kehidupan seorang muslim (penganut agama Islam) untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, adalah : 
قال رجلٌ : أيُّ الناسِ أفضلُ ؟ يا رسولَ اللهِ ! قال ( مؤمنٌ يجاهد بنفسِه ومالِه في سبيلِ اللهِ ) قال : ثم من ؟ قال ( ثم رجلٌ مُعتزلٌ في شِعبٍ من الشِّعابِ . يعبد ربَّه ويدَعُ الناسَ من شرِّه
“Seseorang bertanya kepada Nabi: "Siapakah manusia yang paling utama wahai Rasulullah?’ Nabi menjawab: ‘Orang yang berjihad dengan jiwanya dan hartanya di jalan Allah’. Lelaki tadi bertanya lagi: ‘lalu siapa?’. Nabi menjawab: ‘Lalu orang yang mengasingkan diri di lembah-lembah demi untuk menyembah Rabb-nya dan menjauhkan diri dari kebobrokan masyarakat'” (HR. Al Bukhari 7087, Muslim 143).
(Sumber: halaqah.net)
  • Kristen. Salah satu kutipan dalam Bible yang menerangkan tentang mengasingkan diri adalah, Lukas 5:6. "Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa." (sumber: alkitab.sabda.org).
  • Hindu. Selanjutnya, salah satu agama yang mengaplikasikan pengasingan diri sejenak adalah Hindu, melalui upacara Nyepi tiap tahunnya. Berikut kutipan yang tertera dalam lontar Sundarigama, yang menjelaskan makna Nyepi "…Nyepi amatigni, tan wenang sajadma anyambut karya sakalwirnya, agnigni saparanya tan wenang, kalinganya wenang sang weruh ring tattwa angelaraken samadhi. tapa, yoga amatitis kasunyatan”. Artinya: Hari Nyepi, tidak benar semua orang melakukan pekerjaan, berapi-api, karena mereka yang tahu hakekat agama melaksanakan samadhi, tapa, yoga memusatkan pikiran menuju kesunyataan/keheningan sejati” (sumber: ketut3indrayana3stp.wordpress.com).
  • Buddha. Dalam pencarian Siddhartha Gautama akan pencerahan yang sempurna, Ia pun melakukan cara mengasingkan diri. Dikatakan oleh Siddharta Gautama, "Meskipun darahku mengering, dagingku membusuk, tulang belulang jatuh berserakan, tetapi aku tidak akan meninggalkan tempat ini sampai aku mencapai Pencerahan Sempurna." (sumber:id.wikipedia.org).
# Melepaskan diri dari pengaruh orang lain. Mengasingkan diri sejenak, dapat menghindarkan diri anda dari opini-opini yang belum tentu benar dari orang lain. Sehingga, obyektifitas anda dalam mencari nilai-nilai kehidupan yang lebih baik dapat terjaga.

#Sebagai cara aternatif. Bagi beberapa pribadi yang tertutup, menceritakan masalah diri, meminta nasehat, atau mungkin berbagi cerita akan terasa sulit dilakukan. Nah, cara ini dapat menjadi pilihan anda untuk mendapatkan pencerahan dalam hidup anda.

Manfaat Mengasingkan Diri Sejenak:
  • Anda menjadi lebih dekat dengan Tuhan. Seperti yang telah dijelaskan dalam alasan menggunakan cara mengasingkan diri di atas, yang salah satunya menyatakan sesuai dengan tuntunan agama. Apalagi bila tujuan anda mengasingkan diri adalah demi mendekatkan diri dengan Tuhan, pastinya dengan mengasingkan diri sejenak, anda dapat lebih banyak menggunakan waktu anda mempelajari agama dan beribadah.
  • Terjauhkan dari hal-hal negatif. Dengan mengasingkan diri sejenak dari kehidupan sosial, anda dapat menghindarkan diri dari opini, tindakan maupun pengaruh negatif lainnya, yang selama ini mungkin anda temui dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mampu lebih mengenali diri. Jauh dari keriuhan dunia, dan menjalani hidup dalam pengasingan dapat membuat anda lebih memahami, siapa sebenarnya anda, kelebihan dan kekurangan apa yang anda miliki. Selain itu fokus terhadap diri sendiri, menjadikan anda pribadi yang percaya diri.
  • Memperoleh ketenangan. Sejenak meninggalkan kehidupan duniawi, untuk melakukan introspeksi diri dapat membawa ketenangan dalam hidup anda, tanpa gangguan dan pengaruh negatif orang lain.
  • Hidup yang lebih baik. Manfaat terakhir, yang akan anda dapatkan dengan mengasingkan diri sejenak dari kehidupan sosial anda adalah, kehidupan yang lebih baik. Dengan catatan, dalam mengasingkan diri anda lebih banyak mendekatkan diri kepada hal-hal positif, misalnya mendekatkan diri kepada Tuhan.
Hal penting yang harus anda garis bawahi, dalam melakukan proses pencerahan hidup dengan cara mengasingkan diri sejenak dari kehidupan sosial anda adalah, selalu libatkan diri anda dalam kegiatan positif. Setelah itu anda dapat membuktikan sendiri dan merasakan perubahan hidup anda yang jauh lebih baik. Semoga informasi singkat tentang Tips Mencari Pencerahan Hidup Dengan Mengasingkan Diri Sejenak, dapat bermanfaat untuk sahabat setia SpesialTips! Dan tetap semangat!
Advertisement

Post a Comment Blogger Disqus

  1. mantap gan!
    infonya menarik banget menambah wawasan saya sebagai orang baru di blog merasa sangat terbantu. follow dan komen backnya ditunggu gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. :>) senang sekali kalau informasi ini bisa membantu Ronal :) Terimakasih ya

      Delete
  2. Nice info gan. Saya dulu pernah juga mencoba ini. Dengan bantuan do'alah yang menjadi hidup saya lebih cerah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. (h) welldone... Muhammad T.W __ dengan sejenak meninggalkan glamor dunia, InsyaAllah pencerahan akan datang, dengan doa dan usaha

      Delete
  3. Ane juga pernah mengasingkan diri waktu lgi galau hehehe :D

    ReplyDelete
  4. memang adakalanya kita mengasingkan diri kita. Dengan mengasingkan diri kita maka kita akan merenung akan suatu hal yang telah terjadi. Kita bertawakal pada Allah akan masalah yang telah terjadi.

    ReplyDelete
  5. Wah ini nih yang saya cari :D Bagus nih tipsnya :) Thanks gan tipsnya

    ReplyDelete
  6. owh gini toh tipsnya
    thanks mas atas tipsnya :)

    ReplyDelete
  7. owh gitu ya..
    nice info gan..

    ReplyDelete
  8. aane selalu menasingkan dir untuk pencerahan hidup apa daya tiap hari diajak teman keluar dan diajak keruma cewek ane tak berdaya bang wkwkwkw keep post deh

    ReplyDelete
  9. pngen mengasingkan diri,jengah saya hidup bagai burung dlm sangkar emas,hanya bertugas mengurus anak&rumah,,g prnh ktmu tmn dket,g prnh sharing,&g prnh kmn2, kl g d ajk kluar,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kalau untuk anda, mungkin harus lebih banyak komunikasi dalam keluarga ... khususnya sama pasangannya, mencari solusi dengan bertukar pikiran yang pastinya dengan dibicarakan baik-baik :) semoga bisa bermanfaat ...sekedar saran loh :) saya sendiri baru menjalani hidup berumah tangga :)

      Delete
  10. Saya bingung dg semua ini,saya cew py cnta pd seorng laki2,tp tryta laki2 itu py cew lain selain saya,kadang dia brsama saya kadang dg cew iru,skrg dia sakit n milih dg cew itu,saya sadar saya tak py apa2,tp knp dia tega dg saya stlh smw brjalan sgt jauh dg saya,dia bgitu gampang nyuruh saya pergi dari hidup nya.smp saya brkata jujurpn dg cew ity apa yg sdh kita lakuin,tryta saya di bilang sakit jiwa,sttres,brhalusinasi,pdhl saya ngomong sejujur2nya,tp laki2 itucuma diam n blg kalo saya bohong.
    Saya hrs gimana lgi,
    Ign saya cari pencerahan tpi gk tau dimana,saat ini saya di semarang jawa tengah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saudari nana, sebelumnya saya mohon maaf bila saran saya ini tidak banyak membantu. Tak jarang dalam menjalani hidup, harapan tak sesuai dengan kenyataan. Bahkan saya juga pernah mengalami kejadian yang mirip seperti saudari, dan bahkan orang-orang diluar sana pernah mengalami keadaan yang lebih berat. Namun satu pertanyaan yang sebaiknya menjadi bahan renungan, apakah kita mau terus menerus membiarkan diri kita untuk larut di dalam kesulitan? atau kita berusaha mencari jalan keluar agar dapat menjalani hidup penuh dengan kebahagiaan. Orang yang anda sukai, telah secara nyata tidak memberikan respon positif, dengan mendua jelas dapat dikatakan orang tersebut bukan orang yang baik. Lantas apa anda mau tetap menjalani hubungan dengan orang tersebut? Hidup terlalu singkat untuk dijalani dengan kesedihan, masih banyak hal-hal baru dan baik di luar sana... saran saya ...life must go on ...so don't be blo'on .... :)

      Delete

Jadi Sahabat Spesial Dengan Memberikan komentar Bermanfaat :) Berbagi Itu Indah :)

Kamu Bisa Memilih Salah Satu Jenis Komentar Blogger Atau Disqus :)

Harap tidak menggunakan link aktif ...

 
Top