Advertisement
Empat Cara Ampuh Melindungi Anak Dari Bullying - Pernah mendengar dan melihat berita yang menampilkan beberapa anak di sekolah dasar melakukan bullying, berupa tindakan penganiayaan kepada seorang anak di sekolah? Atau mungkin Anda pernah melihat kasus serupa yang menimpa anak-anak di lingkungan tempat tinggal? Memprihatinkan bukan? Sialnya, cerita miris tentang kasus bullying, baik fisik dan verbal yang dialami oleh anak-anak di Indonesia, kini justru semakin mengkhawatirkan jumlahnya, karena semakin sering terjadi. Bisa Anda bayangkan, bila anak-anak Anda yang mengalami hal tersebut? Menakutkan bukan?
Empat Cara Ampuh Melindungi Anak Dari Bullying
Empat Cara Ampuh Melindungi Anak Dari Bullying
Berbicara masalah bullying pada anak-anak, pastinya kita semua berharap hal ini dapat dihindari atau bahkan bisa dihilangkan. Salah satu cara untuk menekan risiko kasus bullying di sekolah, atau di lingkungan tempat anak bermain, adalah peran aktif orang tua untuk melindungi anak-anak mereka dari tindakan bullying, atau bahkan mungkin menjadi pelaku bullying. Nah, sebagai informasi bagi Anda para orang tua, berkaitan dengan usaha melindungi anak-anak Anda dari bahaya bullying, maka redaksi SpesialTips! akan mencoba berbagi tips tentang Empat Cara Ampuh Melindungi Anak Dari Bullying.

1. Membangun komunikasi dengan anak, perihal hubungan pertemanannya
Langkah pertama dan paling penting untuk melindungi anak dari tindakan bullying adalah dengan membangun komunikasi dengan anak, terkait dengan hubungan pertemanan dengan anak-anak lain di sekolah atau pun di lingkungan tempat tinggal. Hal ini menjadi sangat penting, karena tanpa komunikasi terbuka dengan anak, orang tua akan kesulitan untuk dapat mengetahui apakah anak Anda mengalami bullying atau tidak, pasalnya hampir sebagian besar anak korban bullying lebih memilih diam dan tidak memberitahu orang tua mereka, karena takut. Namun, terkadang bukan hal mudah bagi anak untuk mengungkapkan hal tersebut, oleh sebab itu diperlukan pula strategi untuk membangun komunikasi, dengan membuat pertanyaan-pertanyaan, yang sifatnya tidak terkesan seperti menginterogasi si anak, yang justru akan membuatnya semakin takut.

2. Perhatikan tanda-tanda peringatan yang ditunjukkan oleh anak
Selanjutnya, hal yang tak kalah penting selaku orang tua adalah memperhatikan tanda-tanda peringatan yang ditunjukkan oleh anak. Misalnya saja, perubahan perilaku pada saat makan, tidur, atau mungkin tiba-tiba saja anak tidak ingin sekolah atau bermain.

3. Memberikan pemahaman kepada anak tentang bullying
Terkadang beberapa orang tua melupakan hal penting ini, padahal dengan memberikan pemahaman tentang bullying, terkait tentang apa dan bagaimana bentuk bullying, serta pemahaman yang menegaskan bahwa bullying adalah tindakan yang salah, dapat menjadi sebuah langkah pencegahan yang signifikan untuk melindungi anak dari bullying.

4. Melatih anak untuk lebih berempati
Selain melindungi anak menjadi korban bullying, maka hal yang tak kalah pentingnya adalah melindunginya agar tidak menjadi pelaku bullying. Caranya adalah dengan melatih mengembangkan sisi empati anak. Sehingga anak menjadi lebih peka, dan memahami tentang hal-hal yang tidak sepantasnya dilakukan kepada orang lain ataupun kepada teman-temannya.

5. Merespon segala bentuk bullying yang terjadi dengan pintar
Apa yang dimaksud dengan merespon dengan pintar? Tak jarang, pada beberapa kasus korban bullying justru orang tua memberikan respon yang membuat anak justru merasa disalahkan akibat kejadian tersebut, oleh sebab itu dengan mendengar dan memberikan dukungan kepada anak yang terlanjur menjadi korban bullying, dapat membantunya untuk lebih mudah keluar dari trauma yang mungkin saja dialami olehnya.

Nah, demikianah informasi tentang Empat Cara Ampuh Melindungi Anak Dari Bullying. Semoga informasi tersebut dapat menjadi tambahan pengetahuan yang berguna bagi para pembaca SpesialTips! sekalian.
Advertisement

Post a Comment Blogger Disqus

Jadi Sahabat Spesial Dengan Memberikan komentar Bermanfaat :) Berbagi Itu Indah :)

Kamu Bisa Memilih Salah Satu Jenis Komentar Blogger Atau Disqus :)

Harap tidak menggunakan link aktif ...

 
Top