Advertisement
Ternyata "Anak Mami" Lebih Berisiko Menderita Depresi - Semua ibu sudah pasti sayang kepada anak-anaknya, namun pernahkah Anda memperhatikan, bila ternyata dalam keluarga, justru salah satu anak yang lebih difavoritkan oleh sang ibu, dibanding dengan saudara-saudaranya? Tidak percaya? Faktanya hal tersebut, memang benar-benar terjadi.
Ternyata "Anak Mami" Lebih Berisiko Menderita Depresi
"Anak Mami" Lebih Berisiko Menderita Depresi 
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh University of California, terkaita dengan perhatian orang tua terhadap anak, 65 persen para ibu cenderung memiliki perhatian lebih dan juga lebih suka terhadap salah satu diantara beberapa anak. 

Membahas tentang "anak mami" atau artinya disini adalah anak yang lebih diperhatikan oleh sang ibu, maka terkuak sebuah fakta unik, yang menyatakan bahwa anak favorit ibu tersebut lebih berisiko menderita depresi di usia dewasa. Hal ini dibuktikan berdasar publikasi  ilmiah Journals of Gerontology, yang dikutip dari pemberitaan independent.co.uk, dimana terdapat sebuah penelitian terhadap lebih dari 700 orang anak dewasa berusia rata-rata 49 tahun dan berasal dari 309 keluarga, dengan ibu berusia antara 65-75 tahun. Menitikberatkan pada pengamatan data tingkat kedekatan emosional, konflik, kebanggaan dan juga kekecewaan, mendapati bahwa mereka yang lebih dekat secara emosional dengan ibu, memiliki gejala menderita depresi yang lebih tinggi.

Megan Gilligan, ahli dari Iowa State University, dan juga ikut terlibat  penelitian tersebut, menyebutkan bahwa meningkatnya risiko menderita depresi pada anak dewasa, berasal dari ketegangan yang lebih tinggi dialami oleh anak-anak dewasa yang disukai oleh ibu, atau dengan kata lain memiliki kedekatan emosional, dimana hal tersebut juga berasal dari perasaan tanggung jawab yang lebih besar pula, terhadap ibu mereka.

Nah, bagaimana dengan sahabat SpesialTips sekalian? Apakah Anda termasuk "anak mami" yang mendapatkan perhatian lebih dari Ibu Anda? Tak ada yang salah dari hal tersebut, hanya saja mulai kini, Anda sebaiknya perlu memperhatikan lagi tensi ketegangan (stres), yang dapat berpotensi menjadi masalah depresi.

Demikianlah informasi tentang risiko depresi yang lebih mungkin diderita oleh "anak mami". Semoga informasi tersebut , dapat menjadi tambahan pengetahuan yang berguna bagi para pembaca setia Spesialtips! sekalian.
Advertisement

Post a Comment Blogger Disqus

Jadi Sahabat Spesial Dengan Memberikan komentar Bermanfaat :) Berbagi Itu Indah :)

Kamu Bisa Memilih Salah Satu Jenis Komentar Blogger Atau Disqus :) Di Spesial Tips

Harap tidak menggunakan link aktif

 
Top